Menstimulasi Anak Suka Baca Day 5

 

CTD145201742322Hari ini mirip seperti sebelumnya, anak-anak harus tersalurkan energinya sebelum berkegiatan yang membutuhkan konsentrasi seperti belajar, meskipun belajarnya sambil bermain si…

Masih ingat kan kecenderungan gaya belajar? Kalau belum bisa klik di sini, Ami dan Danish mempunyai kecenderungan belajar yang mirip, bukan sama, karena Danish masih suka menjadikan kakaknya role model untuk apapun. Mereka cenderung kinestetik, bisa klik kalau dengan ajakan jalan-jalan atau yang membutuhkan tenaga dan diselipi pesan-pesan, kadang mudaaah sekali membuat mereka ingat. Visual juga cocok menjadi gaya belajar mereka, karena melihat contoh akan lebih menarik perhatian mereka, daripada mendengar omelan saya he he.

Jadi… Sesuai kesepakatan Ami akan mengambil buku untuk dibaca setelah sholat tarawih. Ternyata gemericik hujan menyambut kedatangan mereka.. Hujannya hanya sebentar dan rintik-rintik saja, bagi kedua anak kesayangan saya yang pecinta hujan… Waw… Saatnya…. BERMAIN…. BERLARI… HOREE….

Kapan baca bukunya?

Ternyata Mbah Zakiyah, Nenek mereka berdua mengambil alih tugas saya, anak-anak belajar Iqro’ jangan tanya jilid berapa ya.. (sudah mau belajar al-qur’an saja saya sangat bersyukur) karena kenangan buruk saya saat kecil belajar mengaji hanya terkena marah dari santri yang mondok membantu menjadi guru ngaji bagi siswa kecil-kecil seperti saya dulu, dan saya kurang/tidak lancar bacanya mendapat teguran keras. Tinggal disuruh belajar lagi cukup, diulang di hari berikutnya, tanpa meninggalkan luka di hati, dan kenangan buruk tentang belajaf al qur’an kan cukup.

“Gimana… Senang ga hujan-hujan?” kata mbah Zakiyah.

“Yuk masuk, hujannya sdh berhenti”, dan penjual pentol tidak datang tidak ada yang perlu ditunggu lagi.

Kembali lagi ke iqro, ada beberapa huruf hijaiyah yang Ami susah meyebut bila sudah diberi tanda dhummah. Akhirnya Si Nenek menggunakan ekspresinya yang lucu untuk menyebut hurufnya. Jadi efektif belajar, mungkin hanya 10 menit dari total 30 menit Ami pegang bukunya.

Jadi, ambil dulu hatinya, beri ucapan yang bagus “qoulan sadida” maka akan mudah menyerap informasi… Kalau saya tidak sabar… Lebih baik saya tidak memberi mereka kegiatan membaca, selesaikan dulu urusan hati diri sendiri, biar tidak menular energi negatif ke anak.

17 Ramadhan 1438 Hijriyah

Rita Rahmawati.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s