Observasi Gaya Belajar Hari V

Orang tua mana yang tidak ingin melihat anaknya tumbuh sehat, normal, dan berprestasi? Saya kembali teringat betapa dulu bahagianya mendapat anugerah anak pertama.

Sekarang saya diuji dengan kesibukan merawat kesehatan saya sendiri, mengerjakan rutinitas di dalam dan di luar ranah domestik rumah tangga. Bagaimana dengan anak saya? Umur sekian sudah bisa apa? Mendadak saya baper. PR saya banyak.

Saya harus kembali restrat diri saya, dan melakukan tazkiyatun nafs. Memohon pertolongan pada Allah SWT dan meminta petunjuk agar terjaga dalam segala hal.

Anak-anak ini tiba-tiba sikapnya berubah, yang mulai manja, mulai bersikap manis, diingatkan sedikit dengan cara berkomunikasi efektif, bisa langsung klik, tidak ada drama nangis lama, kalau itu terjadi tinggal saya lihat matanya dan berkata “Danish nangis, kenapa?” dan dia sibuk bercerita dan mulai turun emosinya. Tinggal saya tunggu saja dia menyelesaikan keinginannya.

Jadi yang saya tarik pelajaran hari ini, saya juga sebagai mamanya, belajar bagaimana memilih macam-macam pendekatan pada anak unik ini. Saya harus berpikir jernih dan memikirkan setiap ucapan yang saya ucapkan, karena kadang merasa ucapan saya sering dikabulkan Allah SWT.

Rita Rahmawati

Menulis untuk mengingatkan diri sendiri
#Tantangan10Hari

#Level4

#GayaBelajarAnak

#KuliahBunsayIIP
#ODOPfor99days

#day51

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s